Langsung ke konten utama

UT,Antara Profesionalisme Guru dan Sertifikasi

UU SISDIKNAS menghendaki guru berkualifikasi S1.Dengan demikian,mau atau tidak mau,sadar atau terpaksa,maka guru2 khususnya yg belum S1 harus melanjutkan pendidikannya ke jenjang S1.bagaimana caranya?Antara lain dengan mengikuti UT baik yg swadana maupun proyek.Di lain pihak,kita mempertanyakan,setinggi apa motivasi para guru mengikuti pendidikan ini dalam usia yg rata2 sudah bisa dibilang cukup tua dan dengan kesibukan mengajarnya serta tekanan kebutuhan ekonomi.Sangat tidak bisa dibandingkan dengan program2 perkuliahan reguler dengan mahasiswa yg relatif muda dan otaknya masih fresh.Kiranya tidak terlalu keliru menyimpulkan bahwa profesionalitas adalah nomor dua.dan yg nomor satunya pasti kita telah paham.Tapi harus bagaimana lagi?sistem Pendidikan kita memang sudah parah,dan kita tidak akan mudah menjawab bahwa kitaakan memulai darimana untuk memperbaikinya.Saya berani memprediksi bahwa dengan meningkatkan kualifikasi guru2 ke jenjang S1 tidak akan banyak memberi pengaruh.Tapi,walu tidak banyak,harus juga kita lakukan dari pada tidak berbuat apa2.Ke depan yg kita harapkan adalah generasi muda guru2 yg harus dibuat berkualitas dan selalu dapat seiring dengan kemajuan jaman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesia jangan hancur oleh politik adu domba

Dr.Azhahari dan Noordin Top berhasil mengobok-obok Indonesia dengan menggunakan tangan-tangan orang-orang Indonesia untuk membombardir sentra-sentra yang vital/ penting di Indonesia.Membunuh saudara sendiri yang tidak berdosa,dengan alasan ingin membunuh orang Amerika,Inggris dan Australia yang ada di Indonesia.Dan kata mereka,yang melakukan pembunuhan/pemngeboman akan mendapat surga,demikian juga orang Indonesia yang tebunuh,kecuali orang kafir dan orang Amrik,Inggris dan australia tadi.Jihad...,kata mereka. Jika ini terus terjadi,jika masyarakat Indonesia tidak pernah mau sadar bahwa mereka dimanfaatkan oleh tangan-tangan orang/bangsa untuk menghancurkan saudara sendiri dan negara sendiri,sungguh sangat disayangkan.Sebagai warga bangsa Indonesia yang seharusnya memberikan andil positif untuk bangsa yang sekecil apa pun,pasti sangat bermanfaat bagi bangsa ini.Tetapi jangankan memberikan andil yang positif untuk bangsa,malahan melakukan rongrongan dari dalam atas bujuk rayu orang asin...

Melakukan Pelanggaran atas nama Persatuan dan Kebersamaan

Dalam menjalani kehidupan ini,tidak jarang kita dihadapkan pada keadaan yang tidak menguntungkan diri kita.Pada tahap sderhana atau ringan,mungkin berupa sengketa-sengketa kecil,benturan-benturan kecil atau perselisihan-perselisihan kecil.Bagi sebagian orang,hal ini mungkin sangat mudah untuk diatasi,tapi bagi sebagian orang lainnya masalah-masalah yang kecil dan sederhana justru malah menjadi masalah serius,kompleks dan rumit.Kenapa demikian?Karena sebagian besar di antara kita tidak punya cukup kesabaran untuk melakukan pemecahan atas masalah tsb, sehingga masalah yang kecil bukannya menjadi semakin kecil atau teratasi,tetapi semakin membesar.Bisa kita lihat beberapa contoh kejadian,yang rata-rata penyebabnya adalah masalah anak muda,masalah anak sekolah,atau bahkan masalah sepele seperti kesalahan menafsirkan pembicaraan atau rasa tersinggung,tetapi akibatnya bisa melibatkan perkelahian antar kampung,antar kampus,bahkan antar suku.Kenapa mesti demikian? Saya selalu menganjurkan untu...